![]() |
| Ilustrasi judi sabung ayam. |
MANADO, Ronda.id - Mulai dari kemarin 14-16 Juni 2026, ivent taruhan besar atau derby judi sabung ayam piso di lokasi Bengkol berjalan lancar dan aman, tanpa ada tindakan pihak aparat penegak hukum (APH).
Hal ini menjadi tandatanya besar dikalangan masyarakat kota manado, dengan adanya kegiatan ivent besar yaitu derby judi sabung ayam belum juga ada tindakan tegas dari pihak APH.
Pantauan media ini, Senin (15/06/2026) banyak para bos besar pemain judi sabung ayam yang datang di derby kali ini, ada dari Sulawesi Utara (Sulut) dan juga dari luar daerah Sulut.
Kemungkinan besar diduga dengan adanya oknum-oknum TNI yang membackup tempat-tempat lokasi sabung ayam di bengkol sehingga belum adanya tindakan dari APH.
Informasi yang diketahui, lokasi sabung ayam piso di wilayah bengkol, diduga dikelola atau dipegang langsung oknum TNI inisial D.
"Oknum-oknum TNI yang backup dilokasi sabung ayam di bengkol, saya tahu yang kelola di bengkol oknum TNI dari Denintel inisial D. Mungkin dengan di backup dari oknum-oknum TNI sampai-sampai tidak ada tindakan dari pihak APH," kata sumber belum lama ini.
Menurut Sumber, oknum TNI dari Denintel inisial D yang kelola lokasi sabung ayam di bengkol juga diduga adanya setoran keatasan. Sehingga tempat judi sabung ayam tersebut, tidak di sentuh APH. (Red)


