Stories
Misteri Korek Hilang di Tongkrongan
![]() |
| Korek di tangan, tapi bukan miliknya. 😅 Foto Ronda.id |
Kejadiannya sederhana. Satu orang meletakkan korek di atas meja. Bentuknya biasa saja. Bukan barang mahal, bukan barang koleksi. Bahkan kalau dibeli di warung, harganya mungkin tidak seberapa.
Tapi beberapa menit kemudian, ketika pemiliknya hendak menyalakan rokok
“Eh, korek saya di mana?”
Pertanyaan itu menjadi awal dari sebuah penyelidikan.
Meja diperiksa. Saku celana diraba. Tas dibuka.
Bawah kursi dilihat. Bahkan tempat yang sebenarnya tidak masuk akal ikut diperiksa.
Tetapi korek tetap tidak ditemukan.
“Coba tanya siapa yang terakhir pakai.”
Semua orang langsung saling melihat.
Dan di situlah masalah sebenarnya dimulai.
Tidak ada yang merasa mengambil.
Tidak ada yang merasa meminjam.
Tidak ada pula yang mengaku terakhir memegang. Padahal beberapa menit sebelumnya, korek itu jelas-jelas ada.
Saksi-Saksi Mulai Diperiksa
Dalam penyelidikan tidak resmi tersebut, satu per satu orang mulai ditanya.
“Kamu tadi pakai korek?”
“Tidak.”
“Yakin?”
“Yakin.”
“Coba cek saku.”
“Sudah.”
Jawaban selalu sama.
Tidak ada tersangka.
Tidak ada barang bukti.
Tidak ada rekaman CCTV.
Yang ada hanya orang-orang dengan wajah penuh keyakinan bahwa bukan mereka pelakunya.
Sementara pemilik korek mulai curiga kepada semua orang. Hahaha.....
Bukan karena mereka dianggap pencuri. Tetapi karena pengalaman menunjukkan satu hal: korek di tongkrongan memiliki kemampuan berpindah tempat tanpa pemberitahuan. Ia bisa berada di atas meja. Kemudian berpindah ke tangan seseorang.
Dari tangan seseorang masuk ke saku.
Dari saku berpindah lagi ke meja lain.
Dan akhirnya menghilang seperti ditelan bumi.
Pelaku Bisa Jadi Tidak Tahu Dirinya Pelaku
Yang membuat misteri ini semakin rumit adalah kemungkinan bahwa orang yang membawa korek tersebut sebenarnya tidak merasa sedang mengambilnya.
Mungkin ia hanya meminjam sebentar.
Mungkin setelah menyalakan rokok, korek masih berada di tangannya.
Kemudian ia berbicara.
Tertawa.
Mengambil minuman.
Berdiri.
Duduk kembali.
Dan tanpa sadar memasukkan korek itu ke dalam saku.
Beberapa menit kemudian, ia sendiri mungkin sudah lupa.
Ketika ditanya, “Siapa yang ambil korek?”
Jawabannya jujur.
“Saya tidak tahu.”
Dan mungkin memang tidak tahu.
Korek Baru Muncul Saat Pemiliknya Membeli Baru
Bagian paling ajaib dari misteri ini biasanya terjadi beberapa waktu kemudian.
Karena sudah menyerah mencari, pemilik korek akhirnya pergi ke warung.
Membeli korek baru.
Kembali ke tongkrongan.
Korek baru diletakkan di atas meja.
Beberapa menit kemudian seseorang bertanya,
“Ini korek siapa?”
Seseorang menjawab,
“Punya saya. Yang tadi hilang.”
Semua tertawa. 😅
Tetapi misteri belum selesai.
Karena ketika pemilik mengambil korek baru itu untuk menyalakan rokok, ia tiba-tiba berkata,
“Eh, bentar…”
Tangannya masuk ke saku celana.
Dan dari sana keluar sebuah korek lain.
Korek yang sejak tadi dicari.
Suasana mendadak hening.
Semua mata tertuju kepadanya.
Ia melihat dua korek di tangannya.
Kemudian melihat teman-temannya.
“Lah…”
Tidak ada yang bisa menjawab.
Karena sang pemilik sendiri baru sadar bahwa selama hampir satu jam, dialah yang membawa barang bukti.
Tetapi misteri belum selesai.
Karena ketika pemilik mengambil korek baru itu untuk menyalakan rokok, ia tiba-tiba berkata,
“Eh, bentar…”
Tangannya masuk ke saku celana.
Dan dari sana keluar sebuah korek lain.
Korek yang sejak tadi dicari.
Suasana mendadak hening.
Semua mata tertuju kepadanya.
Ia melihat dua korek di tangannya.
Kemudian melihat teman-temannya.
“Lah…”
Tidak ada yang bisa menjawab.
Karena sang pemilik sendiri baru sadar bahwa selama hampir satu jam, dialah yang membawa barang bukti.
Tongkrongan dan Hukum Korek yang Tak Tertulis
Sejak saat itu, satu kesimpulan penting lahir.
Di tongkrongan, korek bukan sekadar alat untuk menyalakan rokok.
Ia adalah benda yang memiliki kehidupannya sendiri.
Korek berpindah tangan tanpa izin.
Berpindah saku tanpa disadari.
Kadang dipinjam tanpa dikembalikan.
Kadang dikembalikan kepada orang yang salah.
Dan yang paling mengherankan, tidak jarang seseorang mencari koreknya ke mana-mana, sementara korek tersebut ternyata berada tepat di depan matanya atau di sakunya.
Mungkin karena itu, di setiap tongkrongan selalu ada satu kalimat yang terdengar sederhana tetapi memiliki sejarah panjang:
“Ada korek?”
Pertanyaan itu hampir selalu dijawab dengan gerakan tangan.
Seseorang mengeluarkan korek dari saku.
Disodorkan.
Dipakai.
Lalu kembali ke meja.
Dan beberapa menit kemudian, siklus misteri kembali dimulai.
Sebab di dunia tongkrongan, kehilangan korek bukan lagi kejadian luar biasa.
Ia adalah tradisi yang tidak pernah secara resmi disepakati, tetapi selalu terjadi.
Dan sampai hari ini, hampir tidak ada seorang pun yang benar-benar tahu kapan itu akan terjadi.
